#PojokIlmuCeria: Pernikahan Bahagia Dunia Akhirat

Notulensi Kulwap #1

Notulis: Intan Chandra Septhidia
Narasumber: Yuria Cleopatra
Tanggal, Waktu: 17 Januari 2016, 20.00-22.00 wib

❤ Materi Prolog:

Pernikahan adalah suatu ikatan yang kuat, yang di dalam al Qur’an disebut sebagai mitsaqan ghaliza. Tujuan pernikahan selain melaksanakan sunnah Rasul antara lain untuk menjaga fitrah, memberikan ketentraman, dan memperbanyak keturunan.

Pernikahan pada dasarnya adalah sarana utama membangun keluarga. Bukan hanya menyatukan dua insan saja. Dengan pernikahan akan terbentuk keluarga2 yang kelak akan bisa berkontribusi untuk kemajuan ummat. Bagaimanapun dunia ini secara praktis dikuasai oleh keluarga-keluarga..siapapun pejabat presiden atau mentrinya, penentu keputusan biasanya ada pada keluarga tertentu yang memiliki banyak aset.

Selain itu, keluarga yang kita harapkan tentunya keluarga yang bahagia di dunia dan berkumpul bersama di dalam jannahNya.

Agar pernikahan bisa mencapai tujuan2 tersebut, ada beberapa hal yang bisa dilakukan : Continue reading

Advertisements

7 Tips Mendisiplinkan Batita

Kesulitan mendisiplinkan si kecil, Bu? Sudah coba cara-cara di bawah ini? 🙂

1. Daripada sibuk marah dan berkata tidak boleh ini dan itu, fokuslah pada perilaku yang diharapkan.
Kalimat seperti, “Adek bereskan mainan, sekarang ya setelah itu kita tidur.” akan dinilai lebih efektif daripada  marah-marah saat anak tidur atau baru bangun karena mainan berantakan.

2. Memahami dan mengenali penyebab anak berulah.
Jika anak selalu memainkan air dalam dispenser, maka simpanlah dispenser di luar jangkauan anak. Begitu juga dengan hal lainnya yang tidak kita harapkan untuk dimainkan anak. Sebisa mungkin buatlah rumah yang ‘aman’ bagi anak.

3. Konsisten dalam merespon anak.
Menggigit adalah perilaku tidak baik. Jika terjadi, biasanya orang tua menasihatinya dan melarangnya. Namun jika sedang ada tamu, orang tua akan merasa malu dan pada akhirnya menganggap gigitan sebagai gigitan bermain. Akhirnya, anak bingung dan memanfaatkan kondisi tersebut untuk menggigit. Continue reading

Hadiah vs Suap dalam Mendidik Anak

Dalam mendidik dan membesarkan anak, sebagai orang tua kita perlu mengenal bahwa terdapat perbedaan dalam memberikan sesuatu kepada anak. Apakah pemberian itu sebagai hadiah atau suap, orang tua perlu memperhatikan hal tersebut agar tidak terjadi kekeliruan. Pentingnya membedakan hadiah dan suap adalah karena keduanya memberikan kesan yg berbeda pada anak. Oleh karena itu, mari kita pelajari apa saja perbedaan antara pemberian hadiah dan suap kepada anak 😉

Apakah Ibu familiar dengan pernyataan di bawah ini?

“Dek, ibu bilang tidak boleh lempar barang. Kalau tidak lempar barang nanti ibu belikan mainan baru.”
“Dek, berhenti membuang makanan, nanti ibu belikan puding karamel.”
“Dek, tidak teriak-teriak, nanti ibu kasih es krim.”

Itulah yang biasa disebut dengan bribe atau menyuap anak. Saat anak berulah, orang tua segera menyuapnya agar anak kembali menurut. Sekilas hal ini terlihat berhasil dan praktis, ternyata hal ini berbahaya. Continue reading

Pojok Ilmu Ceria-Januari 2017

Waktu : 17- 18 Januari 2017

Narasumber : Teh Patra

Tema : Meraih Pernikahan Bahagia Dunia Akhirat

Kumpulan Quotes :

“Saat terjadi perbedaan pendapat dalam keluarga, yang repot adalah saat setiap orang merasa paling benar, tidak mau mengalah, dan egois. Kalau sudah begini pasti ada yang terdzaimi. Kucinya adalah berlapang dada.”

#inspirasiceria #pojokilmuceria